Jual jamur baglog jamur tiram Kabupaten Tasikmalaya Contact us 085770002493

Jual jamur baglog jamur tiram Kabupaten Tasikmalaya Contact us 085770002493

Jamur sudah dikonsumsi sejak lama, baik sebagai makanan maupun untuk bahan pembuatan obat tertentu, karena tumbuhan ini memang kaya akan nutrisi. Namun, mengonsumsi jamur tidak selalu baik untuk tubuh, karena ada beberapa jamur yang bersifat racun. Untuk mengenal lebih jauh mengenai manfaat jamur bagi kesehatan, beserta potensi risikonya, simak ulasannya berikut ini.

Kandungan nutrisi di dalam jamur, info pemesanan 085770002493

Jamur adalah tumbuhan yang bisa hidup di alam liar dan juga dibudidayakan. Tumbuhan ini sering didambakan sebagai makanan diet dan mudah diolah, baik itu sebagai makanan segar maupun makanan kaleng. Jamur yang paling sering dikonsumsi adalah jamur putih, atau jamur shitake.

Menurut Health Line, jamur memang rendah kalori namun kaya akan protein, serat, dan vitamin, serta mineral. Selain itu, jamur juga mengandung antioksidan, selenium dan polisakarida serta vitamin D2 (ergokalsiferol).
Jamur adalah tanaman yang sudah sejak lama digunakan, baik sebagai bahan makanan maupun obat-obatan. Hal ini dikarenakan jamur memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Walaupun, ada beberapa jenis jamur yang bersifat kontradiktif, yakni justru mengandung racun berbahaya. Ketahui apa saja manfaat jamur sekaligus ‘ancaman’ mengonsumsi jenis jamur yang salah. jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.
Ada beribu jenis jamur yang tumbuh di muka bumi ini. Sebagian jamur tumbuh liar, namun ada juga jamur yang memang dibudidayakan secara khusus guna dijadikan komoditas pangan. Pun, jamur secara garis besar terbagi menjadi dua, ada yang bisa dikonsumsi dan ada yang tidak.

Beberapa contoh jenis jamur yang dapat dikonsumsi antara lain jamur kuping, jamur kancing, jamur tiram, jamur enoki, dan jamur merang. Jamur-jamur tersebut dipercaya sebagai makanan yang tak hanya lezat, namun juga menyehatkan. Alasannya, tentu karena kandungan jamur terdiri dari banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, yakni:

Serat
Protein
Karbohidrat
Lemak
Fosfor
Kalium
Kalsium
Natrium
Seng
Tembaga
Vitamin B
Vitamin C
Vitamin D
Beta glucan
Selain itu, kandungan jamur juga meliputi sejumlah senyawa penting lainnya, seperti selenium dan antioksidan.

 

Manfaat Jamur bagi Kesehatan Tubuh
Jamur memang nikmat untuk dikonsumsi. Namun lebih dari itu, jamur juga bisa mendatangkan manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah daftar manfaat jamur yang perlu Anda ketahui. info pemesanan 085770002493

1. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Manfaat jamur yang pertama adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan jamur mengandung serat, zat yang berperan untuk menjaga sistem pencernaan, pun mengatasi masalah pencernaan seperti konstipasi atau ‘sembelit’.

Jamur tiram misalnya. Jenis jamur yang bentuknya menyerupai cangkang tiram ini untuk setiap 100 gram-nya mengandung sekitar 3,6 gram. Jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi asupan serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, makanlah jamur secara rutin agar sistem pencernaan Anda terhindar dari masalah.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh merupakan benteng utama tubuh terhadap infeksi penyakit. Tanpa sistem kekebalan yang kuat, tubuh diprediksi akan mudah terserang penyakit. Salah satu cara meningkatkan performa autoimun adalah dengan mengonsumsi jamur.

Utamanya jenis jamur seperti jamur tiram dan jamur shitake, manfaat jamur untuk mengoptimalkan fungsi sistem imun ini dihasilkan oleh beta glucan, Beta glucan adalah semacam glukosa yang memang umum ditemui pada jamur, gandum, dan juga ragi.

3. Menurunkan Kolesterol
Di samping meningkatkan sistem kekebalan tubuh, manfaat jamur melalui beta-glucan-nya adalah untuk menurunkan kadar lemak LDL atau biasa dikenal sebagai kolesterol ‘jahat’. Sebaliknya, beta-glucan justru membantu meningkatkan kadar lemak HDL atau kolesterol ‘baik’ yang memang dibutuhkan oleh tubuh.

Pengendalian kadar kolesterol ‘jahat’ ini menjadi penting karena jika dibiarkan bisa berakibat pada komplikasi kardiovaskular yakni stroke dan jantung.

4. Mencegah Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang juga disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol ‘jahat’. Di sini, jamur berperan dalam mencegah terjadinya penyakit hipertensi tersebut melalui agen-agennya yang terdiri dari vitamin C, kalium, dan juga serat.

 

Ketiga zat tersebut dikenal efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah, pun memastikan agar kadar kolesterol tetap terjaga.

5. Meminimalisir Risiko Penyakit Kanker
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko penyakit kanker, salah satunya adalah dengan mengonsumsi jamur.

Manfaat jamur yang satu ini lagi-lagi dihasilkan oleh beta-glukan yang terkandung di dalamnya. Beta-glukan memang tidak bisa mematikan sel-sel kanker, namun fungsinya untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh dapat mencegah sel kanker dapat berkembang lebih lanjut. Zat ini pun kerap digunakan dalam kemoterapi pada penderita kanker.

Kandungan jamur lainnya yang diklaim dapat mencegah dan mengatasi kanker adalah lentinan. Sebuah studi yang melibatkan pasien penderita penyakit kanker lambung menemukan fakta bahwa lentinan yang turut disertakan dalam kemoterapi mampu meningkatkan kesehatan tubuh pasien-pasien tersebut.

6. Memperbaiki Mutasi Sel DNA
Jamur mengandung vitamin D. Hal ini lantas mendatangkan manfaat jamur dalam memperbaiki sel DNA yang bermutasi, di mana mutasi DNA ini memiliki dampak bahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk memicu tumbuh dan berkembangnya sel kanker.

Sebelum Anda harus dihadapkan pada kenyataan pahit seperti ini, baiknya lakukan langkah pencegahan dengan mengonsumsi jamur secara rutin ini salah satunya.

7. Memperlancar Produksi dan Sirkulasi Darah
Jamur juga mengandung mineral tembaga di dalamnya. Adanya tembaga tersebut tentu saja menjadi kabar baik untuk Anda yang gemar mengonsumsi tanaman satu ini. Pasalnya, tembaga adalah zat yang berperan penting dalam meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

Efeknya, sirkulasi darah ke seluruh tubuh menjadi lancar yang mana hal ini sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja organ-organ tubuh. Tak hanya itu, manfaat jamur melalui kandungan tembaganya adalah untuk meningkatkan produksi kolagen sehingga memperkuat jaringan ikat pada tubuh, dan menjaga fungsi sistem saraf.

8. Menangkal Radikal Bebas
Radikal bebas adalah ‘momok’ menakutkan bagi tubuh kita. Pasalnya, radikal bebas ini memicu terjadinya kerusakan sel-sel tubuh yang mana bisa berakibat pada sejumlah komplikasi kesehatan, tak terkecuali kanker.

Guna menangkal serangan radikal bebas, tubuh memerlukan asupan zat antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk mencegah terjadinya oksidasi sebagai penyebab kerusakan sel, pun mencegah penumpukan plak pada arteri jantung (aterosklerosis).

Zat ini bisa didapatkan dari sejumlah jenis makanan, salah satunya jamur. Jamur mengandung antioksidan berupa vitamin C dan ergothioneine. Menurut sebuah studi yang dirilis oleh Journal of Medicinical Food pada tahun 2010, ergothioneine efektif dalam meminimalisir terjadinya aterosklerosis.

9. Menjaga Fungsi Organ Tubuh
Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, organ tubuh memerlukan asupan nutrisi. Satu dari sekain banyak nutrisi yang diperlukan organ tubuh tersebut adalah vitamin B, tepatnya vitamin B3 (niacin).

Vitamin B3 sudah terbukti secara ilmiah mampu membantu memaksimalkan kinerja organ tubuh, pun menjaganya agar tidak mengalami gangguan fungsi. Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin B3 ini dari tanaman jamur, sehingga memasukkannya ke dalam daftar menu sehat sehari-hari sudah selayaknya dilakukan demi menjaga tubuh agar senantiasa sehat.

10. Menjaga Kesehatan Tulang
Selain vitamin B, kandungan jamur berupa vitamin lainnya adalah vitamin D. Adanya vitamin D ini lantas menghasilkan manfaat jamur untuk menjaga kesehatan tulang salah satunya. Oleh karenanya, mengonsumsi jamur sangat disarankan, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, dan lansia yang rentan terhadap penyakit tulang.

Di samping menjaga kesehatan tulang, vitamin D pada jamur ini juga mendatangkan manfaat pentung lainnya, mulai dari membantu tubuh menyerap mineral dengan baik, hingga anti-depresan alami.

Bahaya atau Risiko Mengonsumsi Jamur
Seperti yang sudah disebutkan di awal, tidak semua jamur bisa dikonsumsi. Malah, jamur-jamur tersebut jika dikonsumsi dapat menyebabkan komplikasi yang bahkan sampai mengancam nyawa.

Jenis-jenis jamur seperti deadly dapperling (lepiota brunneoincarnata), destroying angels (amanita), hingga yang cukup populer yakni magic mushroom atau ‘jamur kotoran sapi’ adalah contoh jamur yang sebaiknya Anda hindari jika tidak ingin mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa bahaya atau risiko mengonsumsi jamur antara lain:

1. Halusinasi (Psikosis)
Halusinasi atau dalam istilah medis disebut psikosis adalah bahaya atau risiko yang akan Anda terima apabila mengonsumsi jamur beracun, dalam hal ini ‘magic mushroom’.

Magic mushroom ‘efektif’ dalam menciptakan efek psikotis yang sangat parah. Jamur yang biasa dikonsumsi dengan dicampur makanan atau minuman lain seperti telur, teh, dan sebagainya ini mengandung psilocybin yang dengan cepat langsung masuk ke dalam otak dan menghambat aliran oksigen menuju organ yang satu ini. jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.

Pengonsumsi jamur yang biasa ditemukan pada kotoran hewan—terutama sapi—tersebut akan langsung merasakan efeknya sekitar 20 menit pasca mengonsumsi, dan umumnya bertahan selama 5-6 jam. Gejala yang ditimbulkan meliputi:

Khayalan tingkat tinggi dan irasional
Emosi tidak stabil
Rasa cemas yang tinggi
Linglung
Paranoia atau ketakutan
2. Keracunan
Bahaya atau risiko mengonsumsi jamur lainnya yakni keracunan. Jenis jamur seperti lepiota brunneoincarnata atau ‘deadly dapperling’ mengandung racun bernama amatoksin yang jika dikonsumsi dapat berakibat pada komplikasi organ hati (liver) yang cukup parah dan bisa menyebabkan penderitanya kehilangan nyawa. Hal ini juga berlaku pada jenis jamur lainnya seperti jamur cokelat dan jamur amanitas.

Selain itu, jenis jamur yang terinfeksi bakteri Camplylobacter jejuni juga bisa menyebabkan tubuh keracunan yang ditandai oleh diare, mual, dan perut kram, demikian laporan dari Texas Agricultural and Mechanical College.

3. Alergi
Sebagai tumbuh-tumbuhan, jamur juga menghasilkan spora. Pada beberapa orang, spora ini bisa menimbulkan reaksi alergi, seperti asma, bahkan gangguan pada organ paru-paru.

 

Namun demikian, bukan berarti Anda yang memiliki alergi terhadap spora jamur tidak bisa mengonsumsi jamur. Pastikan saja jamur yang dikonsumsi benar-benar higienis dan telah dimasak sampai benar-benar matang.

4. Menyebabkan Rematik
Ibarat pisau bermata dua, beta-glukan pada jamur selain memiliki manfaat juga memiliki bahaya bagi kesehatan tubuh. Hal ini terjadi apabila Anda mengonsumsi jamur secara berlebihan, sehingga kadar beta-glukan yang masuk ke dalam tubuh pun melebihi batas kewajaran.

Rematik adalah penyakit yang disebabkan oleh asupan beta-glukan yang berlebihan. Selain itu, beta-glukan juga bisa berdampak pada sejumlah penyakit lain seperti multiple-sclerosis, asma, dan penyakit lupus.

5. Kanker
Memasak jamur juga perlu diperhatikan. Pasalnya, cara memasak jamur yang tidak benar bisa berisiko menimbulkan penyakit kanker. Sejumlah zat yang terkandung di dalam jamur seperti agaritine diklaim berpotensi menyebabkan tumor yang bisa berkembang menjadi kanker apabila terpapar suhu yang terlalu tinggi.

Fakta bahaya jamur yang satu ini memang belum bisa dikatakan kuat, oleh karena penelitian yang dilakukan masih menggunakan hewan sebagai objeknya, Kendati begitu, baiknya Anda tetap menerapkan cara memasak jamur yang benar guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ingat selalu bahwa mengkonsumsi sesuatu dalam keadaan berlebih juga tidak baik. Untuk itu konsumsi secukupnya dan jangan lupa untuk memasaknya hingga matang. Terlebih dengan kandungan vitamin C yang terdapat dalam jamur merang semakin membuat jamur ini memiliki banyak kegunaan dalam sistem metabolisme tubuh.

Mengkonsumsi jamur merang secara berkala tanpa disadari akan berguna dan bermafaat bagi tubuh dan menjadi makanan herbal yang lezat. demikian manfaat nya semoga bisa bermanfaat sebagai informasi tambahan sebagai alternatif makanan sehat info pemesanan 085770002493.

Adapun jenis jamur sbb
15 Jenis Jamur yang bisa dimakan antara lain:

1.Jamur kuping
2.Jamur tiram
3.Jamur merang
4.Jamur kancing
5.Jamur truffle
6.Jamur porcino
7.Enoki
8.Shimeji
9.Shitake
10.Matsuke
11.Maitake
12.Portobello
13.Morel
14.Lion’s mane
15.Tudung pengantin

1. Jamur kuping ,Jamur kuping merupakan jenis jamur berbentuk tipis dan kenyal, warnanya cokelat dan teksturnya basah. Rasanya lembut dan gurih, cocok diolah bersama sayur sop atau sayuran berkuah lainnya.

2.Jamur Tiram , Jamur tiram memiliki bentuk lebar, berwarna putih, bergerombol seperti payung, dan menyerupai cangkang tiram. Selain dimasak sebagai sayur, jamur tiram juga kerap digoreng dengan tepung menjadi jamur krispi yang renyah dan gurih.

3. Jamur Merang , Jamur merang memiliki bentuk bulat telur, cita raasanya enak dan gurih. Dapat diolah menjadi beragam masakan, seperti orak arik atau tumisan. Kandungan proteinnya cukup tinggi sekitar 3,2 gram protein per 100 gram jamur.

4. Jamur Kancing , Jamur kancing memilki bentuk bulat berwarna putih.
Cocok diolah bersama pasta atau masakan western lainnya. Jamur kancing memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti menurunkan kolesterol, menangkal radikal bebas, dan menambah sel darah merah.

5. Jamur Truffle , Truffle merupakan jamur termahal di dunia, karena jenis ini terbilang langka.Sangat jarang yang mengolah jamur ini. Kita mungkin hanya dapat menemukannya di beberapa restoran hotel ternama saja di dunia.

6. Jamur Porcino , Porcino adalah jamur yang memiliki warna putih kecokelatan. Batangnya lembut dan tebal mirip dengan tampilan anak babi. Porcino dapat meregenerasi tubuh dengan antioksidannya yang tinggi dan menangkal penyakit saat bertambah usia.

7.Jamur Enoki ,Jamur yang bisa di makan Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan. Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah. Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

8. Shimeji jamur yang bisa di konsumsi Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan. Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah. Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

9.Shitaki jamur ,Shiitake memiliki warna beige atau cokelat gelap. Banyak digunakan dalam masakan Jepang seperti udon seafood. Shiitake dapat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kekuatan tubuh, memelihara kesehatan jantung, dan mengontrol kolesterol.

10. Matsutake jamur, Matsutake termasuk jamur yang mahal karena hanya dapat dipanen pada musim gugur.Matsutake dapat dimasak dengan dipanggang lalu diolah sesuai keinginan. Aroma wangi yang keluar dari matsutake sangat menggugah selera makan!

11. Maitake ,jamur Maitake banyak diolah di Jepang, disantap dengan nasi panas, sushi, dan kecap asin. Meski bukan termasuk tanaman herbal, maitake memiliki kemampuan melawan kanker, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan kolesterol dan penyakit jantung.Oleh sebab itu, maitake dijual dengan harga yang tinggi.

12. Portobello , Portobello memiliki warna cokelat dengan lingkar kelopak yang cukup besar. Sebelum dikonsumsi sebaiknya portobello dicuci dengan bersih karena memiliki bau yang tajam. Portobello mengandung vitamin B kompleks yang dapat meregenerasi sel-sel yang rusak dalam tubuh.

13. Morel Morel merupakan jamur termahal kedua setelah truffle. Mempunyai bentuk yang sangat unik dengan kelopak bolong-bolong kecil. Morel mengandung antioksidan yang tinggi yang baik bagi tubuh.

14.Lion’s mane atau disebut juga pompom memiliki bentuk seperti gumpalan berambut dengan warna putih krem. Jamur ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Karena dipercaya dapat menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengobati diabetes.

15.Tudung pengantin Seperti namanya, jamur ini memiliki jaring layaknya tudung pengantin wanita.Tudung pengantin kerap digunakan untuk masakan Cina dan dapat ditemukan di hutan Asia Selatan hingga Amerika

Kami menyediakan kebutuhan yang anda ingin gunakan sebagai masakan yang memiliki banyak manfaat dan penjelasan seperti disampaikan di atas, untuk daerah indonesia yang kaya akan mineral dan tumbuhan tentu bisa berkembang segala jenis jamur di daerah tropis . Demikian info manfaat dan jenis jenis jamur ,jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.

Jual jamur baglog jamur tiram Kabupaten Sumedang Contact us 085770002493

Jual jamur baglog jamur tiram Kabupaten Sumedang Contact us 085770002493

Jamur sudah dikonsumsi sejak lama, baik sebagai makanan maupun untuk bahan pembuatan obat tertentu, karena tumbuhan ini memang kaya akan nutrisi. Namun, mengonsumsi jamur tidak selalu baik untuk tubuh, karena ada beberapa jamur yang bersifat racun. Untuk mengenal lebih jauh mengenai manfaat jamur bagi kesehatan, beserta potensi risikonya, simak ulasannya berikut ini.

Kandungan nutrisi di dalam jamur, info pemesanan 085770002493

Jamur adalah tumbuhan yang bisa hidup di alam liar dan juga dibudidayakan. Tumbuhan ini sering didambakan sebagai makanan diet dan mudah diolah, baik itu sebagai makanan segar maupun makanan kaleng. Jamur yang paling sering dikonsumsi adalah jamur putih, atau jamur shitake.

Menurut Health Line, jamur memang rendah kalori namun kaya akan protein, serat, dan vitamin, serta mineral. Selain itu, jamur juga mengandung antioksidan, selenium dan polisakarida serta vitamin D2 (ergokalsiferol).
Jamur adalah tanaman yang sudah sejak lama digunakan, baik sebagai bahan makanan maupun obat-obatan. Hal ini dikarenakan jamur memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Walaupun, ada beberapa jenis jamur yang bersifat kontradiktif, yakni justru mengandung racun berbahaya. Ketahui apa saja manfaat jamur sekaligus ‘ancaman’ mengonsumsi jenis jamur yang salah. jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.
Ada beribu jenis jamur yang tumbuh di muka bumi ini. Sebagian jamur tumbuh liar, namun ada juga jamur yang memang dibudidayakan secara khusus guna dijadikan komoditas pangan. Pun, jamur secara garis besar terbagi menjadi dua, ada yang bisa dikonsumsi dan ada yang tidak.

Beberapa contoh jenis jamur yang dapat dikonsumsi antara lain jamur kuping, jamur kancing, jamur tiram, jamur enoki, dan jamur merang. Jamur-jamur tersebut dipercaya sebagai makanan yang tak hanya lezat, namun juga menyehatkan. Alasannya, tentu karena kandungan jamur terdiri dari banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, yakni:

Serat
Protein
Karbohidrat
Lemak
Fosfor
Kalium
Kalsium
Natrium
Seng
Tembaga
Vitamin B
Vitamin C
Vitamin D
Beta glucan
Selain itu, kandungan jamur juga meliputi sejumlah senyawa penting lainnya, seperti selenium dan antioksidan.

 

Manfaat Jamur bagi Kesehatan Tubuh
Jamur memang nikmat untuk dikonsumsi. Namun lebih dari itu, jamur juga bisa mendatangkan manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah daftar manfaat jamur yang perlu Anda ketahui. info pemesanan 085770002493

1. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Manfaat jamur yang pertama adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan jamur mengandung serat, zat yang berperan untuk menjaga sistem pencernaan, pun mengatasi masalah pencernaan seperti konstipasi atau ‘sembelit’.

Jamur tiram misalnya. Jenis jamur yang bentuknya menyerupai cangkang tiram ini untuk setiap 100 gram-nya mengandung sekitar 3,6 gram. Jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi asupan serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, makanlah jamur secara rutin agar sistem pencernaan Anda terhindar dari masalah.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh merupakan benteng utama tubuh terhadap infeksi penyakit. Tanpa sistem kekebalan yang kuat, tubuh diprediksi akan mudah terserang penyakit. Salah satu cara meningkatkan performa autoimun adalah dengan mengonsumsi jamur.

Utamanya jenis jamur seperti jamur tiram dan jamur shitake, manfaat jamur untuk mengoptimalkan fungsi sistem imun ini dihasilkan oleh beta glucan, Beta glucan adalah semacam glukosa yang memang umum ditemui pada jamur, gandum, dan juga ragi.

3. Menurunkan Kolesterol
Di samping meningkatkan sistem kekebalan tubuh, manfaat jamur melalui beta-glucan-nya adalah untuk menurunkan kadar lemak LDL atau biasa dikenal sebagai kolesterol ‘jahat’. Sebaliknya, beta-glucan justru membantu meningkatkan kadar lemak HDL atau kolesterol ‘baik’ yang memang dibutuhkan oleh tubuh.

Pengendalian kadar kolesterol ‘jahat’ ini menjadi penting karena jika dibiarkan bisa berakibat pada komplikasi kardiovaskular yakni stroke dan jantung.

4. Mencegah Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang juga disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol ‘jahat’. Di sini, jamur berperan dalam mencegah terjadinya penyakit hipertensi tersebut melalui agen-agennya yang terdiri dari vitamin C, kalium, dan juga serat.

 

Ketiga zat tersebut dikenal efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah, pun memastikan agar kadar kolesterol tetap terjaga.

5. Meminimalisir Risiko Penyakit Kanker
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko penyakit kanker, salah satunya adalah dengan mengonsumsi jamur.

Manfaat jamur yang satu ini lagi-lagi dihasilkan oleh beta-glukan yang terkandung di dalamnya. Beta-glukan memang tidak bisa mematikan sel-sel kanker, namun fungsinya untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh dapat mencegah sel kanker dapat berkembang lebih lanjut. Zat ini pun kerap digunakan dalam kemoterapi pada penderita kanker.

Kandungan jamur lainnya yang diklaim dapat mencegah dan mengatasi kanker adalah lentinan. Sebuah studi yang melibatkan pasien penderita penyakit kanker lambung menemukan fakta bahwa lentinan yang turut disertakan dalam kemoterapi mampu meningkatkan kesehatan tubuh pasien-pasien tersebut.

6. Memperbaiki Mutasi Sel DNA
Jamur mengandung vitamin D. Hal ini lantas mendatangkan manfaat jamur dalam memperbaiki sel DNA yang bermutasi, di mana mutasi DNA ini memiliki dampak bahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk memicu tumbuh dan berkembangnya sel kanker.

Sebelum Anda harus dihadapkan pada kenyataan pahit seperti ini, baiknya lakukan langkah pencegahan dengan mengonsumsi jamur secara rutin ini salah satunya.

7. Memperlancar Produksi dan Sirkulasi Darah
Jamur juga mengandung mineral tembaga di dalamnya. Adanya tembaga tersebut tentu saja menjadi kabar baik untuk Anda yang gemar mengonsumsi tanaman satu ini. Pasalnya, tembaga adalah zat yang berperan penting dalam meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

Efeknya, sirkulasi darah ke seluruh tubuh menjadi lancar yang mana hal ini sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja organ-organ tubuh. Tak hanya itu, manfaat jamur melalui kandungan tembaganya adalah untuk meningkatkan produksi kolagen sehingga memperkuat jaringan ikat pada tubuh, dan menjaga fungsi sistem saraf.

8. Menangkal Radikal Bebas
Radikal bebas adalah ‘momok’ menakutkan bagi tubuh kita. Pasalnya, radikal bebas ini memicu terjadinya kerusakan sel-sel tubuh yang mana bisa berakibat pada sejumlah komplikasi kesehatan, tak terkecuali kanker.

Guna menangkal serangan radikal bebas, tubuh memerlukan asupan zat antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk mencegah terjadinya oksidasi sebagai penyebab kerusakan sel, pun mencegah penumpukan plak pada arteri jantung (aterosklerosis).

Zat ini bisa didapatkan dari sejumlah jenis makanan, salah satunya jamur. Jamur mengandung antioksidan berupa vitamin C dan ergothioneine. Menurut sebuah studi yang dirilis oleh Journal of Medicinical Food pada tahun 2010, ergothioneine efektif dalam meminimalisir terjadinya aterosklerosis.

9. Menjaga Fungsi Organ Tubuh
Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, organ tubuh memerlukan asupan nutrisi. Satu dari sekain banyak nutrisi yang diperlukan organ tubuh tersebut adalah vitamin B, tepatnya vitamin B3 (niacin).

Vitamin B3 sudah terbukti secara ilmiah mampu membantu memaksimalkan kinerja organ tubuh, pun menjaganya agar tidak mengalami gangguan fungsi. Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin B3 ini dari tanaman jamur, sehingga memasukkannya ke dalam daftar menu sehat sehari-hari sudah selayaknya dilakukan demi menjaga tubuh agar senantiasa sehat.

10. Menjaga Kesehatan Tulang
Selain vitamin B, kandungan jamur berupa vitamin lainnya adalah vitamin D. Adanya vitamin D ini lantas menghasilkan manfaat jamur untuk menjaga kesehatan tulang salah satunya. Oleh karenanya, mengonsumsi jamur sangat disarankan, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, dan lansia yang rentan terhadap penyakit tulang.

Di samping menjaga kesehatan tulang, vitamin D pada jamur ini juga mendatangkan manfaat pentung lainnya, mulai dari membantu tubuh menyerap mineral dengan baik, hingga anti-depresan alami.

Bahaya atau Risiko Mengonsumsi Jamur
Seperti yang sudah disebutkan di awal, tidak semua jamur bisa dikonsumsi. Malah, jamur-jamur tersebut jika dikonsumsi dapat menyebabkan komplikasi yang bahkan sampai mengancam nyawa.

Jenis-jenis jamur seperti deadly dapperling (lepiota brunneoincarnata), destroying angels (amanita), hingga yang cukup populer yakni magic mushroom atau ‘jamur kotoran sapi’ adalah contoh jamur yang sebaiknya Anda hindari jika tidak ingin mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa bahaya atau risiko mengonsumsi jamur antara lain:

1. Halusinasi (Psikosis)
Halusinasi atau dalam istilah medis disebut psikosis adalah bahaya atau risiko yang akan Anda terima apabila mengonsumsi jamur beracun, dalam hal ini ‘magic mushroom’.

Magic mushroom ‘efektif’ dalam menciptakan efek psikotis yang sangat parah. Jamur yang biasa dikonsumsi dengan dicampur makanan atau minuman lain seperti telur, teh, dan sebagainya ini mengandung psilocybin yang dengan cepat langsung masuk ke dalam otak dan menghambat aliran oksigen menuju organ yang satu ini. jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.

Pengonsumsi jamur yang biasa ditemukan pada kotoran hewan—terutama sapi—tersebut akan langsung merasakan efeknya sekitar 20 menit pasca mengonsumsi, dan umumnya bertahan selama 5-6 jam. Gejala yang ditimbulkan meliputi:

Khayalan tingkat tinggi dan irasional
Emosi tidak stabil
Rasa cemas yang tinggi
Linglung
Paranoia atau ketakutan
2. Keracunan
Bahaya atau risiko mengonsumsi jamur lainnya yakni keracunan. Jenis jamur seperti lepiota brunneoincarnata atau ‘deadly dapperling’ mengandung racun bernama amatoksin yang jika dikonsumsi dapat berakibat pada komplikasi organ hati (liver) yang cukup parah dan bisa menyebabkan penderitanya kehilangan nyawa. Hal ini juga berlaku pada jenis jamur lainnya seperti jamur cokelat dan jamur amanitas.

Selain itu, jenis jamur yang terinfeksi bakteri Camplylobacter jejuni juga bisa menyebabkan tubuh keracunan yang ditandai oleh diare, mual, dan perut kram, demikian laporan dari Texas Agricultural and Mechanical College.

3. Alergi
Sebagai tumbuh-tumbuhan, jamur juga menghasilkan spora. Pada beberapa orang, spora ini bisa menimbulkan reaksi alergi, seperti asma, bahkan gangguan pada organ paru-paru.

 

Namun demikian, bukan berarti Anda yang memiliki alergi terhadap spora jamur tidak bisa mengonsumsi jamur. Pastikan saja jamur yang dikonsumsi benar-benar higienis dan telah dimasak sampai benar-benar matang.

4. Menyebabkan Rematik
Ibarat pisau bermata dua, beta-glukan pada jamur selain memiliki manfaat juga memiliki bahaya bagi kesehatan tubuh. Hal ini terjadi apabila Anda mengonsumsi jamur secara berlebihan, sehingga kadar beta-glukan yang masuk ke dalam tubuh pun melebihi batas kewajaran.

Rematik adalah penyakit yang disebabkan oleh asupan beta-glukan yang berlebihan. Selain itu, beta-glukan juga bisa berdampak pada sejumlah penyakit lain seperti multiple-sclerosis, asma, dan penyakit lupus.

5. Kanker
Memasak jamur juga perlu diperhatikan. Pasalnya, cara memasak jamur yang tidak benar bisa berisiko menimbulkan penyakit kanker. Sejumlah zat yang terkandung di dalam jamur seperti agaritine diklaim berpotensi menyebabkan tumor yang bisa berkembang menjadi kanker apabila terpapar suhu yang terlalu tinggi.

Fakta bahaya jamur yang satu ini memang belum bisa dikatakan kuat, oleh karena penelitian yang dilakukan masih menggunakan hewan sebagai objeknya, Kendati begitu, baiknya Anda tetap menerapkan cara memasak jamur yang benar guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ingat selalu bahwa mengkonsumsi sesuatu dalam keadaan berlebih juga tidak baik. Untuk itu konsumsi secukupnya dan jangan lupa untuk memasaknya hingga matang. Terlebih dengan kandungan vitamin C yang terdapat dalam jamur merang semakin membuat jamur ini memiliki banyak kegunaan dalam sistem metabolisme tubuh.

Mengkonsumsi jamur merang secara berkala tanpa disadari akan berguna dan bermafaat bagi tubuh dan menjadi makanan herbal yang lezat. demikian manfaat nya semoga bisa bermanfaat sebagai informasi tambahan sebagai alternatif makanan sehat info pemesanan 085770002493.

Adapun jenis jamur sbb
15 Jenis Jamur yang bisa dimakan antara lain:

1.Jamur kuping
2.Jamur tiram
3.Jamur merang
4.Jamur kancing
5.Jamur truffle
6.Jamur porcino
7.Enoki
8.Shimeji
9.Shitake
10.Matsuke
11.Maitake
12.Portobello
13.Morel
14.Lion’s mane
15.Tudung pengantin

1. Jamur kuping ,Jamur kuping merupakan jenis jamur berbentuk tipis dan kenyal, warnanya cokelat dan teksturnya basah. Rasanya lembut dan gurih, cocok diolah bersama sayur sop atau sayuran berkuah lainnya.

2.Jamur Tiram , Jamur tiram memiliki bentuk lebar, berwarna putih, bergerombol seperti payung, dan menyerupai cangkang tiram. Selain dimasak sebagai sayur, jamur tiram juga kerap digoreng dengan tepung menjadi jamur krispi yang renyah dan gurih.

3. Jamur Merang , Jamur merang memiliki bentuk bulat telur, cita raasanya enak dan gurih. Dapat diolah menjadi beragam masakan, seperti orak arik atau tumisan. Kandungan proteinnya cukup tinggi sekitar 3,2 gram protein per 100 gram jamur.

4. Jamur Kancing , Jamur kancing memilki bentuk bulat berwarna putih.
Cocok diolah bersama pasta atau masakan western lainnya. Jamur kancing memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti menurunkan kolesterol, menangkal radikal bebas, dan menambah sel darah merah.

5. Jamur Truffle , Truffle merupakan jamur termahal di dunia, karena jenis ini terbilang langka.Sangat jarang yang mengolah jamur ini. Kita mungkin hanya dapat menemukannya di beberapa restoran hotel ternama saja di dunia.

6. Jamur Porcino , Porcino adalah jamur yang memiliki warna putih kecokelatan. Batangnya lembut dan tebal mirip dengan tampilan anak babi. Porcino dapat meregenerasi tubuh dengan antioksidannya yang tinggi dan menangkal penyakit saat bertambah usia.

7.Jamur Enoki ,Jamur yang bisa di makan Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan. Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah. Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

8. Shimeji jamur yang bisa di konsumsi Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan. Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah. Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

9.Shitaki jamur ,Shiitake memiliki warna beige atau cokelat gelap. Banyak digunakan dalam masakan Jepang seperti udon seafood. Shiitake dapat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kekuatan tubuh, memelihara kesehatan jantung, dan mengontrol kolesterol.

10. Matsutake jamur, Matsutake termasuk jamur yang mahal karena hanya dapat dipanen pada musim gugur.Matsutake dapat dimasak dengan dipanggang lalu diolah sesuai keinginan. Aroma wangi yang keluar dari matsutake sangat menggugah selera makan!

11. Maitake ,jamur Maitake banyak diolah di Jepang, disantap dengan nasi panas, sushi, dan kecap asin. Meski bukan termasuk tanaman herbal, maitake memiliki kemampuan melawan kanker, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan kolesterol dan penyakit jantung.Oleh sebab itu, maitake dijual dengan harga yang tinggi.

12. Portobello , Portobello memiliki warna cokelat dengan lingkar kelopak yang cukup besar. Sebelum dikonsumsi sebaiknya portobello dicuci dengan bersih karena memiliki bau yang tajam. Portobello mengandung vitamin B kompleks yang dapat meregenerasi sel-sel yang rusak dalam tubuh.

13. Morel Morel merupakan jamur termahal kedua setelah truffle. Mempunyai bentuk yang sangat unik dengan kelopak bolong-bolong kecil. Morel mengandung antioksidan yang tinggi yang baik bagi tubuh.

14.Lion’s mane atau disebut juga pompom memiliki bentuk seperti gumpalan berambut dengan warna putih krem. Jamur ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Karena dipercaya dapat menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengobati diabetes.

15.Tudung pengantin Seperti namanya, jamur ini memiliki jaring layaknya tudung pengantin wanita.Tudung pengantin kerap digunakan untuk masakan Cina dan dapat ditemukan di hutan Asia Selatan hingga Amerika

Kami menyediakan kebutuhan yang anda ingin gunakan sebagai masakan yang memiliki banyak manfaat dan penjelasan seperti disampaikan di atas, untuk daerah indonesia yang kaya akan mineral dan tumbuhan tentu bisa berkembang segala jenis jamur di daerah tropis . Demikian info manfaat dan jenis jenis jamur ,jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.

Jual jamur baglog jamur tiram ciledug Contact us 085770002493

Jual jamur baglog jamur tiram ciledug Contact us 085770002493



Jamur sudah dikonsumsi sejak lama, baik sebagai makanan maupun untuk bahan pembuatan obat tertentu, karena tumbuhan ini memang kaya akan nutrisi. Namun, mengonsumsi jamur tidak selalu baik untuk tubuh, karena ada beberapa jamur yang bersifat racun. Untuk mengenal lebih jauh mengenai manfaat jamur bagi kesehatan, beserta potensi risikonya, simak ulasannya berikut ini.

Kandungan nutrisi di dalam jamur, info pemesanan 085770002493

Jamur adalah tumbuhan yang bisa hidup di alam liar dan juga dibudidayakan. Tumbuhan ini sering didambakan sebagai makanan diet dan mudah diolah, baik itu sebagai makanan segar maupun makanan kaleng. Jamur yang paling sering dikonsumsi adalah jamur putih, atau jamur shitake.

Menurut Health Line, jamur memang rendah kalori namun kaya akan protein, serat, dan vitamin, serta mineral. Selain itu, jamur juga mengandung antioksidan, selenium dan polisakarida serta vitamin D2 (ergokalsiferol).
Jamur adalah tanaman yang sudah sejak lama digunakan, baik sebagai bahan makanan maupun obat-obatan. Hal ini dikarenakan jamur memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Walaupun, ada beberapa jenis jamur yang bersifat kontradiktif, yakni justru mengandung racun berbahaya. Ketahui apa saja manfaat jamur sekaligus ‘ancaman’ mengonsumsi jenis jamur yang salah.
Ada beribu jenis jamur yang tumbuh di muka bumi ini. Sebagian jamur tumbuh liar, namun ada juga jamur yang memang dibudidayakan secara khusus guna dijadikan komoditas pangan. Pun, jamur secara garis besar terbagi menjadi dua, ada yang bisa dikonsumsi dan ada yang tidak.

Beberapa contoh jenis jamur yang dapat dikonsumsi antara lain jamur kuping, jamur kancing, jamur tiram, jamur enoki, dan jamur merang. Jamur-jamur tersebut dipercaya sebagai makanan yang tak hanya lezat, namun juga menyehatkan. Alasannya, tentu karena kandungan jamur terdiri dari banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, yakni:

Serat
Protein
Karbohidrat
Lemak
Fosfor
Kalium
Kalsium
Natrium
Seng
Tembaga
Vitamin B
Vitamin C
Vitamin D
Beta glucan
Selain itu, kandungan jamur juga meliputi sejumlah senyawa penting lainnya, seperti selenium dan antioksidan.

Manfaat Jamur bagi Kesehatan Tubuh
Jual jamur baglog jamur tiram ciledug
Jamur memang nikmat untuk dikonsumsi. Namun lebih dari itu, jamur juga bisa mendatangkan manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Berikut ini adalah daftar manfaat jamur yang perlu Anda ketahui. info pemesanan 085770002493

1. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Manfaat jamur yang pertama adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan jamur mengandung serat, zat yang berperan untuk menjaga sistem pencernaan, pun mengatasi masalah pencernaan seperti konstipasi atau ‘sembelit’.

Jamur tiram misalnya. Jenis jamur yang bentuknya menyerupai cangkang tiram ini untuk setiap 100 gram-nya mengandung sekitar 3,6 gram. Jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi asupan serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh sebab itu, makanlah jamur secara rutin agar sistem pencernaan Anda terhindar dari masalah.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem kekebalan tubuh merupakan benteng utama tubuh terhadap infeksi penyakit. Tanpa sistem kekebalan yang kuat, tubuh diprediksi akan mudah terserang penyakit. Salah satu cara meningkatkan performa autoimun adalah dengan mengonsumsi jamur.

Utamanya jenis jamur seperti jamur tiram dan jamur shitake, manfaat jamur untuk mengoptimalkan fungsi sistem imun ini dihasilkan oleh beta glucan, Beta glucan adalah semacam glukosa yang memang umum ditemui pada jamur, gandum, dan juga ragi.

3. Menurunkan Kolesterol
Di samping meningkatkan sistem kekebalan tubuh, manfaat jamur melalui beta-glucan-nya adalah untuk menurunkan kadar lemak LDL atau biasa dikenal sebagai kolesterol ‘jahat’. Sebaliknya, beta-glucan justru membantu meningkatkan kadar lemak HDL atau kolesterol ‘baik’ yang memang dibutuhkan oleh tubuh.

Pengendalian kadar kolesterol ‘jahat’ ini menjadi penting karena jika dibiarkan bisa berakibat pada komplikasi kardiovaskular yakni stroke dan jantung.

4. Mencegah Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang juga disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol ‘jahat’. Di sini, jamur berperan dalam mencegah terjadinya penyakit hipertensi tersebut melalui agen-agennya yang terdiri dari vitamin C, kalium, dan juga serat.

Ketiga zat tersebut dikenal efektif dalam membantu pengendalian tekanan darah, pun memastikan agar kadar kolesterol tetap terjaga.

5. Meminimalisir Risiko Penyakit Kanker
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko penyakit kanker, salah satunya adalah dengan mengonsumsi jamur.

Manfaat jamur yang satu ini lagi-lagi dihasilkan oleh beta-glukan yang terkandung di dalamnya. Beta-glukan memang tidak bisa mematikan sel-sel kanker, namun fungsinya untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh dapat mencegah sel kanker dapat berkembang lebih lanjut. Zat ini pun kerap digunakan dalam kemoterapi pada penderita kanker.

Kandungan jamur lainnya yang diklaim dapat mencegah dan mengatasi kanker adalah lentinan. Sebuah studi yang melibatkan pasien penderita penyakit kanker lambung menemukan fakta bahwa lentinan yang turut disertakan dalam kemoterapi mampu meningkatkan kesehatan tubuh pasien-pasien tersebut.

6. Memperbaiki Mutasi Sel DNA
Jamur mengandung vitamin D. Hal ini lantas mendatangkan manfaat jamur dalam memperbaiki sel DNA yang bermutasi, di mana mutasi DNA ini memiliki dampak bahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk memicu tumbuh dan berkembangnya sel kanker.

Sebelum Anda harus dihadapkan pada kenyataan pahit seperti ini, baiknya lakukan langkah pencegahan dengan mengonsumsi jamur secara rutin ini salah satunya.

7. Memperlancar Produksi dan Sirkulasi Darah
Jamur juga mengandung mineral tembaga di dalamnya. Adanya tembaga tersebut tentu saja menjadi kabar baik untuk Anda yang gemar mengonsumsi tanaman satu ini. Pasalnya, tembaga adalah zat yang berperan penting dalam meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

Efeknya, sirkulasi darah ke seluruh tubuh menjadi lancar yang mana hal ini sangat penting untuk mengoptimalkan kinerja organ-organ tubuh. Tak hanya itu, manfaat jamur melalui kandungan tembaganya adalah untuk meningkatkan produksi kolagen sehingga memperkuat jaringan ikat pada tubuh, dan menjaga fungsi sistem saraf.

8. Menangkal Radikal Bebas
Radikal bebas adalah ‘momok’ menakutkan bagi tubuh kita. Pasalnya, radikal bebas ini memicu terjadinya kerusakan sel-sel tubuh yang mana bisa berakibat pada sejumlah komplikasi kesehatan, tak terkecuali kanker.

Guna menangkal serangan radikal bebas, tubuh memerlukan asupan zat antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi untuk mencegah terjadinya oksidasi sebagai penyebab kerusakan sel, pun mencegah penumpukan plak pada arteri jantung (aterosklerosis).

Zat ini bisa didapatkan dari sejumlah jenis makanan, salah satunya jamur. Jamur mengandung antioksidan berupa vitamin C dan ergothioneine. Menurut sebuah studi yang dirilis oleh Journal of Medicinical Food pada tahun 2010, ergothioneine efektif dalam meminimalisir terjadinya aterosklerosis.

9. Menjaga Fungsi Organ Tubuh
Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, organ tubuh memerlukan asupan nutrisi. Satu dari sekain banyak nutrisi yang diperlukan organ tubuh tersebut adalah vitamin B, tepatnya vitamin B3 (niacin).

Vitamin B3 sudah terbukti secara ilmiah mampu membantu memaksimalkan kinerja organ tubuh, pun menjaganya agar tidak mengalami gangguan fungsi. Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin B3 ini dari tanaman jamur, sehingga memasukkannya ke dalam daftar menu sehat sehari-hari sudah selayaknya dilakukan demi menjaga tubuh agar senantiasa sehat.

10. Menjaga Kesehatan Tulang
Selain vitamin B, kandungan jamur berupa vitamin lainnya adalah vitamin D. Adanya vitamin D ini lantas menghasilkan manfaat jamur untuk menjaga kesehatan tulang salah satunya. Oleh karenanya, mengonsumsi jamur sangat disarankan, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, dan lansia yang rentan terhadap penyakit tulang.

Di samping menjaga kesehatan tulang, vitamin D pada jamur ini juga mendatangkan manfaat pentung lainnya, mulai dari membantu tubuh menyerap mineral dengan baik, hingga anti-depresan alami.

Bahaya atau Risiko Mengonsumsi Jamur
Seperti yang sudah disebutkan di awal, tidak semua jamur bisa dikonsumsi. Malah, jamur-jamur tersebut jika dikonsumsi dapat menyebabkan komplikasi yang bahkan sampai mengancam nyawa.


Jenis-jenis jamur seperti deadly dapperling (lepiota brunneoincarnata), destroying angels (amanita), hingga yang cukup populer yakni magic mushroom atau ‘jamur kotoran sapi’ adalah contoh jamur yang sebaiknya Anda hindari jika tidak ingin mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa bahaya atau risiko mengonsumsi jamur antara lain:

1. Halusinasi (Psikosis)
Halusinasi atau dalam istilah medis disebut psikosis adalah bahaya atau risiko yang akan Anda terima apabila mengonsumsi jamur beracun, dalam hal ini ‘magic mushroom’.

Magic mushroom ‘efektif’ dalam menciptakan efek psikotis yang sangat parah. Jamur yang biasa dikonsumsi dengan dicampur makanan atau minuman lain seperti telur, teh, dan sebagainya ini mengandung psilocybin yang dengan cepat langsung masuk ke dalam otak dan menghambat aliran oksigen menuju organ yang satu ini.

Pengonsumsi jamur yang biasa ditemukan pada kotoran hewan—terutama sapi—tersebut akan langsung merasakan efeknya sekitar 20 menit pasca mengonsumsi, dan umumnya bertahan selama 5-6 jam. Gejala yang ditimbulkan meliputi:

Khayalan tingkat tinggi dan irasional
Emosi tidak stabil
Rasa cemas yang tinggi
Linglung
Paranoia atau ketakutan
2. Keracunan
Bahaya atau risiko mengonsumsi jamur lainnya yakni keracunan. Jenis jamur seperti lepiota brunneoincarnata atau ‘deadly dapperling’ mengandung racun bernama amatoksin yang jika dikonsumsi dapat berakibat pada komplikasi organ hati (liver) yang cukup parah dan bisa menyebabkan penderitanya kehilangan nyawa. Hal ini juga berlaku pada jenis jamur lainnya seperti jamur cokelat dan jamur amanitas.

Selain itu, jenis jamur yang terinfeksi bakteri Camplylobacter jejuni juga bisa menyebabkan tubuh keracunan yang ditandai oleh diare, mual, dan perut kram, demikian laporan dari Texas Agricultural and Mechanical College.

3. Alergi
Sebagai tumbuh-tumbuhan, jamur juga menghasilkan spora. Pada beberapa orang, spora ini bisa menimbulkan reaksi alergi, seperti asma, bahkan gangguan pada organ paru-paru.

Namun demikian, bukan berarti Anda yang memiliki alergi terhadap spora jamur tidak bisa mengonsumsi jamur. Pastikan saja jamur yang dikonsumsi benar-benar higienis dan telah dimasak sampai benar-benar matang.

4. Menyebabkan Rematik
Ibarat pisau bermata dua, beta-glukan pada jamur selain memiliki manfaat juga memiliki bahaya bagi kesehatan tubuh. Hal ini terjadi apabila Anda mengonsumsi jamur secara berlebihan, sehingga kadar beta-glukan yang masuk ke dalam tubuh pun melebihi batas kewajaran.

Rematik adalah penyakit yang disebabkan oleh asupan beta-glukan yang berlebihan. Selain itu, beta-glukan juga bisa berdampak pada sejumlah penyakit lain seperti multiple-sclerosis, asma, dan penyakit lupus.

5. Kanker
Memasak jamur juga perlu diperhatikan. Pasalnya, cara memasak jamur yang tidak benar bisa berisiko menimbulkan penyakit kanker. Sejumlah zat yang terkandung di dalam jamur seperti agaritine diklaim berpotensi menyebabkan tumor yang bisa berkembang menjadi kanker apabila terpapar suhu yang terlalu tinggi.

Fakta bahaya jamur yang satu ini memang belum bisa dikatakan kuat, oleh karena penelitian yang dilakukan masih menggunakan hewan sebagai objeknya, Kendati begitu, baiknya Anda tetap menerapkan cara memasak jamur yang benar guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Jual jamur baglog jamur tiram ciledug

Ingat selalu bahwa mengkonsumsi sesuatu dalam keadaan berlebih juga tidak baik. Untuk itu konsumsi secukupnya dan jangan lupa untuk memasaknya hingga matang. Terlebih dengan kandungan vitamin C yang terdapat dalam jamur merang semakin membuat jamur ini memiliki banyak kegunaan dalam sistem metabolisme tubuh.

Mengkonsumsi jamur merang secara berkala tanpa disadari akan berguna dan bermafaat bagi tubuh dan menjadi makanan herbal yang lezat. demikian manfaat nya semoga bisa bermanfaat sebagai informasi tambahan sebagai alternatif makanan sehat info pemesanan 085770002493.

Adapun jenis jamur sbb
15 Jenis Jamur yang bisa dimakan antara lain:

1.Jamur kuping
2.Jamur tiram
3.Jamur merang
4.Jamur kancing
5.Jamur truffle
6.Jamur porcino
7.Enoki
8.Shimeji
9.Shitake
10.Matsuke
11.Maitake
12.Portobello
13.Morel
14.Lion’s mane
15.Tudung pengantin

1. Jamur kuping ,Jamur kuping merupakan jenis jamur berbentuk tipis dan kenyal, warnanya cokelat dan teksturnya basah. Rasanya lembut dan gurih, cocok diolah bersama sayur sop atau sayuran berkuah lainnya.

2.Jamur Tiram , Jamur tiram memiliki bentuk lebar, berwarna putih, bergerombol seperti payung, dan menyerupai cangkang tiram. Selain dimasak sebagai sayur, jamur tiram juga kerap digoreng dengan tepung menjadi jamur krispi yang renyah dan gurih.

3. Jamur Merang , Jamur merang memiliki bentuk bulat telur, cita raasanya enak dan gurih. Dapat diolah menjadi beragam masakan, seperti orak arik atau tumisan. Kandungan proteinnya cukup tinggi sekitar 3,2 gram protein per 100 gram jamur.

4. Jamur Kancing , Jamur kancing memilki bentuk bulat berwarna putih.
Cocok diolah bersama pasta atau masakan western lainnya. Jamur kancing memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti menurunkan kolesterol, menangkal radikal bebas, dan menambah sel darah merah.

5. Jamur Truffle , Truffle merupakan jamur termahal di dunia, karena jenis ini terbilang langka.Sangat jarang yang mengolah jamur ini. Kita mungkin hanya dapat menemukannya di beberapa restoran hotel ternama saja di dunia.

6. Jamur Porcino , Porcino adalah jamur yang memiliki warna putih kecokelatan. Batangnya lembut dan tebal mirip dengan tampilan anak babi. Porcino dapat meregenerasi tubuh dengan antioksidannya yang tinggi dan menangkal penyakit saat bertambah usia.

7.Jamur Enoki ,Jamur yang bisa di makan Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan. Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah. Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

8. Shimeji jamur yang bisa di konsumsi Enoki merupakan jenis jamur yang memiliki aroma buah-buahan. Bentuknya memanjang, batangnya putih dan bisa juga dimakan mentah. Enoki dapat dimasak dalam sup atau dibuat krispi seperti jamur tiram.

9.Shitaki jamur ,Shiitake memiliki warna beige atau cokelat gelap. Banyak digunakan dalam masakan Jepang seperti udon seafood. Shiitake dapat melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kekuatan tubuh, memelihara kesehatan jantung, dan mengontrol kolesterol.

10. Matsutake jamur, Matsutake termasuk jamur yang mahal karena hanya dapat dipanen pada musim gugur.Matsutake dapat dimasak dengan dipanggang lalu diolah sesuai keinginan. Aroma wangi yang keluar dari matsutake sangat menggugah selera makan!

11. Maitake ,jamur Maitake banyak diolah di Jepang, disantap dengan nasi panas, sushi, dan kecap asin. Meski bukan termasuk tanaman herbal, maitake memiliki kemampuan melawan kanker, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan kolesterol dan penyakit jantung.Oleh sebab itu, maitake dijual dengan harga yang tinggi.

12. Portobello , Portobello memiliki warna cokelat dengan lingkar kelopak yang cukup besar. Sebelum dikonsumsi sebaiknya portobello dicuci dengan bersih karena memiliki bau yang tajam. Portobello mengandung vitamin B kompleks yang dapat meregenerasi sel-sel yang rusak dalam tubuh.

13. Morel Morel merupakan jamur termahal kedua setelah truffle. Mempunyai bentuk yang sangat unik dengan kelopak bolong-bolong kecil. Morel mengandung antioksidan yang tinggi yang baik bagi tubuh.

14.Lion’s mane atau disebut juga pompom memiliki bentuk seperti gumpalan berambut dengan warna putih krem. Jamur ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Karena dipercaya dapat menurunkan kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh dan mengobati diabetes.

15.Tudung pengantin Seperti namanya, jamur ini memiliki jaring layaknya tudung pengantin wanita.Tudung pengantin kerap digunakan untuk masakan Cina dan dapat ditemukan di hutan Asia Selatan hingga Amerika

Demikian info manfaat dan jenis jenis jamur jika anda membutuhkan bisa info pemesanan 085770002493.
Kami menyediakan kebutuhan yang anda ingin gunakan sebagai masakan yang memiliki banyak manfaat dan penjelasan seperti disampaikan di atas, untuk daerah indonesia yang kaya akan mineral dan tumbuhan tentu bisa berkembang segala jenis jamur di daerah tropis .

Jamur Tiram

Pengertian Jamur Tiram

Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung.

Secara alami, Jamur Tiram Pleurotos ditemukan di hutan dibawah pohon berdaun lebar atau dibawah tanaman berkayu. Jamur Tiram tidak memerlukan cahaya matahari yang banyak, di tempat terlindung misellium jamur akan tumbuh lebih cepat daripada di tempat yang terang dengan cahaya matahari berlimpah. Pertumbuhan misellium akan tumbuh dengan cepat dalam keadaan gelap/tanpa sinar.

Pada masa pertumbuhan misellium, jamur tiram sebaiknya ditempatkan dalam ruangan yang gelap, tetapi pada masa pertumbuhan badan buah memerlukan adanya rangsangan sinar. Pada budidaya jamur tiram suhu udara memegang peranan penting untuk mendapatkan pertumbuhan badan buah yang optimal. Suhu terbaik pada budidaya jamur tiram berkisar antara 22 – 28 °C dengan tingkat kelembapan sekitar 60 – 70 % dan memerlukan suhu udara sekitar 16 – 22 °C untuk fase pembentukan.

Manfaat Jamur Tiram

Kandungan yang ada pada jamur tiram memiliki protein serta karbohidrat yang ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah protein dan karbohidrat pada daging sapi. Yaitu 27 % untuk kandungan protein dan 58% untuk kandungan karbohidratnya. Dan tentunya memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan karna kandungan yang ada di dalamnya. Berikut adalah manfaat yang di dapatkan ketika mengkonsumsi jamur tiram putih.

  • Menurunkan Kolestrol
  • Anti Bakterial dan Anti tumor
  • Membunuh Nematoda
  • Membantu mengatasi penyakit hati atau liver
  • Memperkuat Jantung

Disamping itu, jamur tiram juga dipercaya mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu pencernaan.

Budidaya Jamur Tiram

1. Menyiapkan Kumbung

Kumbung adalah rumah atau tempat untuk meletakkan dan menyimpan baglog jamur agar bisa merawat jamur dan menumbuhkan jamur. Untuk ukuran kumbung, biasanya bervariasi. tergantung dari luas lahan, dan keperluan seberapa dibutuhkannya baglog saat memulai budidaya jamur.

Pembuatan kumbung disarankan menggunakan bambu atau kayu. Begitu juga dengan atapnya. Dan disusun sedemikian rupa sehingga memudahkan dalam proses perawatan dan penyimpanan baglog jamur. Biasanya, kumbung dibuat dengan jarak kurang lebih 75 cm dengan rak lainnya. Ketinggian antar rak 40 cm, rak bisa dibuat 2 – 4 tingkat.

2. Menyiapkan Baglog

Setelah menyiapkan kumbung, maka selanjutnya adalah menyiapkan baglog. Baglog adalah media tanam jamur yang siap panen. Pembeli hanya tinggal merawat baglog dan menunggu sampai waktu panen tiba.

3. Menyusun dan Merawat baglog

Penyusunan baglog pada rak yang telah disiapkan, pastikan baglog disusun dengan rapi agar tidak terjatuh dari rak. Dan buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Kemudian diamkan kurang lebih 5 hari. Setelah itu, Potong ujung baglog untuk memberikan ruang pertumbuhan lebih lebar. Biarkan selama 3 hari dan jangan disiram. penyiraman cukup pada lantai saja untuk menjaga kelembapan ruangan.

Perawatan baglog dapat dilakukan dengan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, dan bukan penyemprotan langsug memakai selang air ataupun tetesan-tetesan air. Lakukan penyiraman kurang lebih 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembapan kumbung yang dimiliki. Usahakan suhu pada kumbung kisaran 16-24 °C.

4. Menikmati Hasil Panen Jamur

Apabila permukaan baglog telah tertutup sempurna dengan misellium, kira-kira 2 minggu setelah pembukaan baglog, jamur sudah mulai tumbuh dan sudah dapat dipanen.

Baglog jamur tiram dapat dipanen sebanyak 5 -8 kali apabila dirawat dengan baik. Jarak dari panen pertama kali ke panen selanjutnya berkisar antara 2 – 3 minggu. Baglog yang beratnya sekitar 1 kg akan menghasilkan jamur tiram kurang lebih 0,7 – 0,8 kg.

 

error: Content is protected !!